Selasa, 27 Juli 2010

Toko Obat

(Hongkong, 21)

Setelah dari museum giok, perjalanan dilanjut ke suatu lokasi untuk mengenal lebih jauh obat tradisional China yang memang sudah tidak diragukan lagi keampuhannya sejak ribuan tahun silam. Kami sampai pada bangunan yang tampak dari luar sangat sederhana. Setelah masuk, kami disambut oleh seorang ibu yang konon sudah berumur tujuh puluh tahun lebih, dan tetap fit karena mengkonsumsi ramuan China, dia profesor, menurut pengakuannya. Sang profesor sangat fasih menerangkan khasiat ramuan China dalam Bahasa Indonesia, hebat. Beberapa orang yang ada di gedung itu, tua muda, semuanya ahli ramuan China dan semua profesor! (???) Weleh-weleh....

"Saya bisa melihat sejarah kesehatan anda dan mengetahui penyakit yang sedang anda derita melalui garis-garis pada tangan anda, boleh saya lihat dan saya beri tahu kepada anda?"...salah satu dari kami mengangguk dan menyorongkan telapak tangannya...
"Hmm..kolesterol anda sekian, tekanan darah anda sekian" kata profesor tegas, hanya dengan memegang nadi/tangan sang pasien...
"Hmm..anda sering pusing?"..sang pasien mengangguk
"Sering capek juga?"...sang pasien mengangguk lagi...
"Anda nampaknya ada gejala sakit bla..bla..bla..saya punya ramuan China yang bisa membebaskan anda dari penyakit itu, diminumnya sekian kali..bla..bla..."..terang sang profesor..
"Mau beli obatnya?" tanya sang profesor lagi, si pasien mengangguk karena ingin sehat..
"Resep untuk sebulan total 600 Yuan, dan sebaiknya mengkonsumsi selama 4 bulan, total 2400 Yuan..mau cash atau gesek?"....tanya sang profesor sambil dengan cepat memanggil asistennya untuk menindaklanjuti transaksi...dan dengan pasrah dan agak terbengong sang pasien merelakan kartu kreditnya untuk digesek sama si embak asisten...sementara teman-teman lain yang semula merubung satu persatu ngeloyor pergi...

Saya bukan orang yang meragukan khasiat ramuan China, tetapi saya perlu bukti medis bahwa kadar kolesterol tubuh saya sekian melalui hasil lab, bukan sekedar hasil dari memegang pergelangan tangan saja...
Lagian, tadi A liang sudah berpesan, akan ada tawaran konsultasi kesehatan dan obatnya, tapi kita tidak harus membeli...

Saya sendiri tidak juga beli apa-apa di sini (turis aneh, biarlah....mosok bawa souvenir kok obat, bikin sedih! hehe...ngeles.....)



...inilah ruko tempat berkantornya para profesor itu...

Tidak ada komentar: