Tampilkan postingan dengan label ijah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ijah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Agustus 2008

Soul MATE

Susi dan Ning sudah berkolaborasi selama hampir enam tahun...bahkan selama empat tahunan mereka sekamar...baru setelah kita pindah ke CK mereka punya kamar sendiri-sendiri...more privacy...
Susah senang mereka bagi bersama...ketawa bersama sering..capek bersama..jalan-jalan bersama...berantem juga kadang-kadang..
Tapi setelah mbak Ning tata-tata mau pulang...rasa kehilangan itu ada...
Sungguh mengharukan hari terakhir mbak Ning di CK...dia bersama dengan Susi, bersih-bersih CK lebih dari biasanya...nguras kolam, membereskan dan menata kamar...antar Ulan ke sekolah untuk terakhir kali..antar Ulan ngaji untuk terakhir kali...bahkan beberapa menit sebelum jadual dia ngebis...dia masih antar dan nungguin Ulan nari..untuk terakhir kali...
Susipun dengan motor..mengantar mbak Ning untuk naik bis ke terminal....
Aku sendiri pada hari terakhirnya sengaja ambil gambarnya dengan anak-anak, Yangti dan Susi...segera aku lari ke studio photo untuk dicetak agar dia bisa membawa pulang sedikit kenangan CK...
Selamat jalan mbak Ning..

AkhiR PengabdiaN

























Dikarenakan ibunya di kampung sana (Pemalang) yang selama ini memelihara kedua anaknya sakit parah...maka tak ada pilihan bagi mbak ning kecuali untuk pamit kepada kami untuk pulang for good meninggalkan kami dan CK...karena dia tidak enak hati sendiri katanya kalau sebentar-sebentar pulang untuk menengok ibunya...seperti yang selama beberapa bulan ini dia lakukan...

Meski CK masih memerlukan tenaganya dan selama hampir enam tahun ini dia menjadi bagian dari CK...(suka, duka, peristiwa...banyak sudah terekam bersama) tetapi pilihan untuk melaksanakan tanggungjawab dan tugas sebagai anak sekaligus ibu tersebut, adalah yang terbaik untuk mbak Ning..

Untuk mbak Ning, terimakasih atas ngepelnya selama ini, umbah-umbahnya, masaknya yang enak, setrikanya...antar Ulan kemana-mana (ke sekolah, ke ngaji, ke menari....Ulan yang paling kehilangan, mbak)..kita saling memaafkan kesalahan kita masing-masing ya...

dalam hidup..
perjumpaan dan perpisahan adalah sudah tergaris...
hanya doa kita,
semoga awal yang baik
ada akhir yang baik pula..
semoga mbak Ning diberi kemudahan
dalam menjalankan hidupnya selanjutnya
bersama anak-anak dan keluarganya...




Kamis, 17 Juli 2008

ngGubuG

Pada suatu hari, kita ingin memberikan sensasi heboh pada para embak...yaitu naik pesawat (ke semarang!)...wah senengnya mereka...bahkan sudah sms kerabat di kampung jauh hari sebelumnya.."Oi kita arep numpak montor muluk"..

Setiba di Semarang..kejutan belum berakhir, Susi yang punya saudara di Nggubug kita juga antar ke sana, sehingga dia bisa ketemu para budhe pakdhenya dan kita juga bisa silaturahim dengan mereka. (Ternyata desa sedulur Susi ini deket sekali sekali dengan Saban, desaku waktu aku KKN....olah...what a small world!)

Foto, adalah pose kita di depan rumah keluarga Nggubug itu..

Oknum Pengkilap

Beginilah action Susinah kalau sedang ngelap daun-daun CK..
Jadi ndak ada yang heran khan kalau godongan CK selalu mencling-mencling? Atau masih tetep ada yang heran? Wah jan..kok kendho..

First Ijah: Susanti



Susanti adalah "Ijah" pertama yang membantu kami. Dia yang momong Ulin sejak umur 3 bulan sampai mau masuk SD. Bahkan Santi sempat pula nggendong Ulan sampai umur tujuh bulan. Kemudian tiba masanya dia bertemu jodohnya, sehingga dia pamit untuk membentuk keluarganya sendiri.
Sekarang kami tidak pernah lagi berkomunikasi karena kami sudah pindah rumah dan saling kehilangan jejak. Tetapi kontak terakhir dia mengabarkan sudah punya anak satu..yang dia beri nama "Wulan"..wah..sama dengan nama asli Ulan..ya ndak papa...khan kita bebas memberi nama anak kita khan?
Semoga Santi selalu ayem tentren dengan keluaganya..amiin..



Rabu, 16 Juli 2008

Ijah Ya NyaaH...


Yang dua di depan itu adalah Ijah Ya Nyah-nya CK..mereka Susinah (kurus, berambut lurus, pakai kaos putih, kiri) sedang satunya Ning (kaos merah kecoklatan, mblendhug, rambut agak ikal, bertompel alias punya andheng-andheng di pipi kiri). Sedangkan tiga yang di latar belakang itu para figuran, yaitu para embak tante-tante yang kebetulan dibawa semua main ke CK (pasti CK sedang ada arisan atau pengajian saat itu).
Susi dan Ning ini, tanpa aku kondisikan sudah mengadakan pembagian tugas sendiri, intern mereka. Ning bertugas mencuci baju dan masak, Susi bersih-bersih rumah, sedangkan setrika nampaknya diselesaikan bergantian. Susi lebih ngopeni kebutuhan Ulin, sedangkan Ulan dipegang oleh Ning.
Merekalah yang berjasa melancarkan urusan hari-hari..merekalah yang menjadikan hari-hari bergulir dengan tanpa hambatan dan kekacauan yang berarti. Aku ndak bisa membayangkan, dengan kondisi dan posisi sebagai ibu bekerja seperti ini...wah..bagaimana tanpa mereka? Sulit!
Susi (telah enam tahun bersama kami) cucok untuk gawean bersih-bersih karena dia telaten, teliti dan memang suka nata-nata..akibatnya CK selalu relatif kelihatan kinclong, segala pernik tertata dan dilap secara reguler...disamping itu katanya dia memang menikmati kegiatan bersih-bersih ini..Akan tetapi kalau diminta masak..dia nyerah. Hanya saja Susi ini kadang mbolot, lalen dan suka kidhang-kidhing..dan selalu punya argumen! Oya, Susi ini alhamdulillah baru saja menyelesaikan kejar paket B, paket gratis dari pemerintah yang memberi kesempatan kepada murid SMP putus sekolah untuk dapat menyelesaikannya sampai lulus. Sekolahnya tiap Sabtu Minggu...Selamat ya Sus...selamat menang atas rasa males pergi ke sekolah-mu yang kadang kumat.
Nah, kalau Ning (telah lima tahun bersama kami) pethingannya dapat melakukan pekerjaan dengan cepat, masakannya enak, tidak kidhang kidhing, siap tanpa mengeluh untuk pekerjaan berat sekalipun. Hanya saja, karena maunya cepet kadang groboh dan brag-brug, tak ada seninya.
Anyway, no body perfect, not they, not I either. So..as far as there is nothing over..just let it be. I indeed have to thank to both of them, without them..it is difficult for me to manage the time and everything...